17 agustus 1945 adalah hari dimana indonesia berhasil memperoleh kemerdekaan nya setelah dijajah oleh berbagai macam negara. Jadi sudah 64 taon indonesia merupakan negara yang bebas dari penjajah. Tetapi banyak orang beranggapan *Itu Sudah Kejadian 64 taon yg lalu… ngapain juga harus repot2 di rayain toh skg Indonesia masih terlilit utang yang berarti blom sepenuh nya MERDEKA donk*.
Oleh karena itu tidak Sedikit dari rakyat Indonesia bersemangat untuk *merayakan* hari kemerdekaan cuman untuk dapat beristirahat di rumah atau meluangkan waktu bersama kluarga.. ntah itu pergi ke MALL atau TEMPAT REKREASI. Padahal dulu waktu jaman aku masi kecil, pasti setiap tanggal 17 sekolahan ku mengadakan KARNAVAL, yaitu acara jalan bersama memakai kostum pahlawan ataupun pakaian adat, dengan kata lain acara penyiksaan secara mental dan spiritual. Karena sudah repot2 menyewa kostum, disuruh jalan sepanjang kurang lebih 5 KM abis gitu di jemur di bawah panasnya terik matahari selama 2 jam lebih!? *hiperbola dikit*
Walaupun aku ngmng penyiksaan Mental dan Spiritual tapi itu menjadi kenangan yg tak terlupakan seumur idup. seperti misal pada waktu aku TK besar, hari dimana pertama kali aku mengikuti acara KARNAVAL, beberapa hari sebelom hari H aku kegirangan karena blom pernah mengikuti acara gituan, sangking girang nya sambil memakai kostum seorang PELAUT, aku lari-lari mengelilingi rumah, tetapi tak kusangka dan tak ku kira, maenan mobil2an kecil yg ku buat maen beberapa menit lalu masi blom ku bereskan dan terinjak, alhasil aku jatuh dengan sukses dan dengan posisi dagu duluan yg mencium lantai. yahhh tidak heran jika suara ku yg merdu nyaring terdengar hampir ke seluruh pelosok rumah… Lalu datanglah mama ku dengan bertanya2 ada apa. Dengan penuh perjuangan menahan rasa sakit dan malu aku menjelaskan sambil mencoba untuk mereka ulang kejadian. selang beberapa menit kemudian mama ku mencari obat kompres untuk mengkompres dagu yg dengan sukses mencium lantai tadi.
keesokan harinya rasa sakit itu tidak kunjung pergi. setelah selesai mandi dan memakai seragam untuk pergi ke sekolah. aku melihat kaca untuk ngecek penampilan… ehhhhh di dagu ku yg bekas kemaren beradu kuat ama lantai, membekas biru2 alias lebam… padahal beberapa hari lagi aku jadi seorang pelaut yg akan berjalan sepanjang jalan protokol dan diliatin beratus-ratus bahkan beribu-ribu orang. APA KATA DUNIAA!?
Berbagai cara telah di lakukan untuk menghilangkan lebam tersebut, tetapi apa daya semua itu sia2. Jadi pada waktu karnaval aku memakai baju pelaut dengan lebam biru2 yang masi membekas. Dengan menahan rasa malu dan mencoba untuk cuek akhirnya aku berjalan sepanjang jalan protokol. Saat mengatur barisan, ada seorang ibu2 yang sedang menonton acara karnaval itu nyeletuk dan bertanya kepadaku *nyo kok dagu mu isa biru gitu kenapa??* dengan cuek selayaknya anak kecil aku menjawab *abis perang ini buk*. mendengar jawaban ku sang ibu ketawa. Memang kenangan Karnaval pertama ku tidak seindah dan seenak yg aku impikan, tetapi setidaknya hal itulah yg membuatku berkesan walaupun menyakitkan.
Sekarang ini sangatlah jarang kita temui (bahkan hampir tidak ada) sekolahan yang mengadakan acara Karnaval lagi, ntah itu di kota besar ataupun di kota kecil. sehingga kesan orang terhadap Hari Kemerdekaan Indonesia adalah hanya sebagai Hari LIBUR Nasional. Memang sih kita skg sudah bukan lagi dalam era Pak Soekarno yg merupakan salah satu seorang pahlawan indonesia dalam memperoleh kemerdekaan nya, tetapi setidaknya kita dapat berusaha untuk menghargai Hasil Perjuangan para Pahlawan yang telah gugur untuk mendapatkan Kemerdekaan negara kita, dengan cara berupaya memajukan *peradaban* bukannya malah merusaknya. ntar APA KATA DUNIA!?

“Abis perang ini buk” Wakakaka. Cilik2 kemlinti.
Generasi bangsa makin lama memang makin durhaka, jaman Suharto memang paling jaya.
so, what did you do yesterday to celebrate that day?!
U juz walked around at PTC… APA KATA DUNIA?!
sok nasionalis koe wakakaka